Salah satu perusahaan
yang menghargai masukan dari blog adalah iUpload, yang menciptakan management
content dan perangkat lunak blogging untuk perusahaan-perusahaan seperti Adobe
dan CTV, salah satu jaringan televise terbesar di Kanada. iUpload adalah
perusahaan yang cukup kecil, dengan sekitar 20 orang karyawan, meskipun
demikian perusahaan tersebut bertumbuh dengan pesat. Pada awal 2005 seorang blogger
bernama Mark Vandermaas mendekati perusahaan untuk mencari informasi tentang
layanan-layanan, harga dan fitur-fitur lainnya. Selama percakapan orang-orang
menjadi bingung (seperti yang kadang terjadi dalam komunikasi yang sebenarnya).
Mark memasang informasi
tentang pengalamannya dengan iUpload di blognya (www.voiceoflondon.iuplog.com/default.asp?item=99350),
yang secara ironis diperkuat oleh iUpload (menggunakan blog milik iUpload):
Sekarang
tertanggal 11 April, hamper 1 bulan setelah permintaan awal saya. Saya masih
belum tahu harga dari perangkat lunak Community Publisher, dan tidak ada dari
seorang pun dari iUpload yang menghubungi saya. Istri saya menyimpulkan yang
terbaik ketika dia menanyakan, “Ada rahasia besar apa?” – Mark Vandermaas
iUpload telah
mengecewakan dan dapat dimaklumi jika dia ingin mengetahui kenapa!
Dalam waktu sehari
setelah Mark memasang informasi tersebut, CEO dari iUpload, Robbin Hopper
memberikan tanggapannya (www.hopper.iuplog.com/default.asp?item=85308),
Hopper menjelaskan secara singkat dimana dan bagaimana kesalahan tersebut
terjadi, lalu meminta maaf dan berjanji untuk memperbaikinya. Ia
menjernihkannya di depan umum, menjawab pertanyaan tentang harga, dan berjanji
untuk mengambil langkah-langkah perbaikan agar kebingungan seperti ini tidak
teulang kembali dikemudian hari.
Lalu hasil akhirnya
adalah kemudian Mark meng-update post-nya dengan pernyataan sebagai berikut:
Saya
harus mengakui setelah memberitahukan Robbin Hopper, CEO dari iUpload tentang
postingan tersebut, saya setengah yakin kalau blog saya akan diabaikan. Karena
saya bermaksud untk membantu, bukan untuk menjatuhkan, saya menawarkan untuk
mencabut post tersebutsetelah ia sempat melihatnya. Kemudian dari sinilah
menjadi semakin menarik, ia tidak hanya menolak tawaran saya untuk mencabut
post tersebut, bahkan Robbin berkata kepada saya bahwa ia sangat mrnghargai
umpan balik tersebut dan ia ingin mempost sesuatu di blognya disertai dengan
sebuah link ke hal tersebut.
’’Hari
ini saya telah mendengar dari iUpload. Ternyata mereke tidak berusaha untuk
mengabaikan saya. Hanya saja permintaan saya tersesat dalam hingar bingar tahap
pertumbuhan mereka yang cepat, dan saya telah salah menerjemahkannya. Kita
semua pernah berbuat kesalahan. Jika anda bagus, anda akan memperbaikinya”.
[penekanan]
Jika
anda sangat bagus, anda akan memperbaiki kesalahan tersebut dan juga
memperbaiki prosedur-prosedur yang tidak berjalan. Tetapi jika anda ditakdirkan
untuk menjadi besar, anda memiliki keberanian untuk membiarkan seorang seperti
saya mengatakannya kepada dunia mengenai apa yang anda dapat pelajari dari
kejadian ini. Hebat, iUpload – Mark Vandermaas.
Kisah ini
mengilustrasikan sejumlah konsep untuk keberhasilah bisnis dalam blogging.
Pertama, Mark mengeluh di depan umum tentang apa yang terjadi. Ketika anda
mengecewakan, para pelanggan “akan mengeluh”. Kedua, iUpload tidak takut untuk
menanggapi komentar Mark dengan jujur. Tidak hanya iUpload meninggalkan post
pada situsnya, tetapi CEO menanggapi
kekhawatiran Mark didepan umum pada blognya sendiri. Hasil akhirnya? Tanggapan
dan upaya Hopper telah mengubah Mark dari pelanggan yang terabaikan menjadi
seorang evangelist. Dan semua itu hanya membutuhkan sedikit kecintaan blog.
Bayangkan situasinya
jika Hopper tidak merespons atau jika merespons tapi tidak menggubris keluhan
Mark. Mungkin saja Mark tidak hanya tidak jadi membeli software dari iUpload
tapi ia juga akan menyatakan ke beberapa orang yang terkait dengannya tentang
pengalaman itu.
Pelajarannya?
Menciptakan budaya blog yang bersahabat memerlukan anda untuk dapat melewati
ketakutan-ketakutan anda. Ketakutan akan melumpuhkan kita dalam segala hal
untuk menanggapi para pelanggan secara efektif. Tidak ada yang salah dengan
menjadi takut dengan sesuatu yang baru, tetapi mengambil langkah pertama dan
benar-benar mampu melewatinya (dalam kasus ini adalah blogging) akan menjadi
sebuah pengalaman yang luar biasa. Percayalah!
Bagikan
NILAI DARI PERCAKAPAN: KISAH DARI iUPLOAD
4/
5
Oleh
Unknown
Silahkan Berkomentar Dengan Baik. Terima Kasih Atas Kunjungannya.